Pentingnya Masalah Pertanahan Dalam Sistem Hankam

Pentingnya Masalah Pertanahan Dalam Sistem Hankam
Selasa, 16 Jul 2019  20:01   |   Dibaca: 2,595

Masalah pertanahan, khususnya sengketa tanah, bukanlah masalah sepele. Karena sengketa tanah bukan masalah ekonomi semata dalam hal ini ekonomi pihak-pihak yang bersengketa, namun memiliki implikasi luas terhadap ketertiban masyarakat, bahkan lebih jauh lagi mempengaruhi pertahanan dan keamanan suatu negara.

Sengketa tanah yang didominasi sengketa antara pihak yang kuat, pengusaha dan instansi pemerintah, melawan pihak yang lemah yaitu masyarakat biasa bisa berdampak serius jika tidak ditangani dengan tepat dan dilakukan pencegahan sedini mungkin.

Ketika makin banyak masyarakat biasa dikalahkan dalam sengketa tanah, hal itu akan menimbulkan ketidakpercayaan terhadap pemerintah. Dengan ketidakpercayaan akan menimbulkan ketidakpedulian, sikap apatis dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Jika apatisme itu terjadi secara massif, dapat membuat rasa cinta tanah air yang merupakan elemen penting dalam pertahanan negara menjadi rapuh.

Begitupun dengan ketertiban dan keamanan, jika pihak yang dikalahkan merasa putus asa, hal itu menimbulkan kerawanan sosial yang akan bisa menimbulkan tindakan-tindakan yang mengganggu ketertiban dan keamanan, bahkan lebih jauh lagi dikhawatirkan bisa menyebabkan disintegrasi bangsa. Mudah dipengaruhi dan dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab untuk mengacaukan ketertiban dan keamanan di tengah-tengah masyarakat.

Hal itu dipaparkan oleh Dr. Ferry Aries Suranta, SH, MH, Staf Ahli Kementerian Pertahanan RI di sela-sela kunjungannya ke Rumah Rakyat AI, Selasa (16/07/2019).

Ferry yang juga seorang ahli di bidang pertanahan itu memandang pentingnya berbagai masalah sengketa tanah diselesaikan dengan mengedepankan azas keadilan dan kebenaran.

"Aparat-aparat terkait harus lebih objektif. lebih berpihak pada rasa keadilan dan kebenaran," ujarnya.

Dia berharap Lembaga Aliansi Indonesia (LAI) dapat terus memainkan peran penting yang mendorong aparat-aparat pemerintahan maupun lembaga peradilan lebih berani untuk mengambil kebijakan serta keputusan dalam masalah pertanahan yang benar-benar objektif.

Peran penting LAI itu menurut Ferry, bukan hanya dalam pendampingan atau advokasi, tapi juga edukasi kepada masyarakat baik dalam penyelesaian masalah sengketa tanah yang baik dan benar, maupun agar tidak menunda-nunda mengurus legalitas hak masyarakat atas tanah agar meminimalkan sengketa tanah di kemudian hari.

Dalam kunjungannya itu, selain bertukar pikiran dengan Ketua Umum LAI H. Djoni Lubis dan pengurus DPP LAI untuk lebih meningkatkan sinergi antara Kementerian Pertahanan RI dengan LAI, Ferry juga mengunjungi seluruh kantor dan ruangan di kompleks Rumah Rakyat AI.

Berita Terkait
Populer
8
Kamis, 01 Ags 2019  03:10
9
Rabu, 31 Jul 2019  01:59