TKSK Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Tidak Melakukan Pengawasan dalam Bansos BPNT?

TKSK Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Tidak Melakukan Pengawasan dalam Bansos BPNT?
Senin, 05 Okt 2020  10:44   |   Dibaca: 1,740

Beberapa warga Desa pakualam dan Desa Buaran Mangga Kecamatan Pakuhaji Kabupaten Tanggerang merasa di rugikan dengan adanya Pungutan Liar (Pungli) atau pemotongan dana dari bantuan yang mereka terima. Yakni program bantuan dari pemerintah berupa Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Tim Investigasi Aliansi Indonesia menemukan dugaan jika TKSK (tenaga kesejahteraan sosial kecamatan) wilayah kecamatan pakuhaji lalai di dalam pengawasan bansos BPNT.

SA (inisial) selaku ketua TKSK wilayah Kecamatan Pakuhaji, tidak berfungsi sebagaimana mestinya tugas dan poksinya. Hal itu berdasarkan temuan dari Tim Investigasi Aliansi indonesia di beberapa desa di wilayah Kecamatan Pakuhaji.

Tim juga telah menemuka dugaan adanya pemotongan atau pungutan biaya admin di dalam pendistribusian BPNT pada bulan September terhadap seluruh KPM BPNT, di mana yang seharusnya mendapatkan Bantuan dari pemerintah Sebesar Rp.500rb melalui rekening masing -masing KPM.

Dari keterangan yang berhasil diperoleh Tim Investigasi Aliansi Indonesia dari warga di dua desa yakni Pakualam dan Buaran Mangga, mereka selaku KPM BPNT tidak menerima uang sebesarRp500.000 ribu.

Menurut keterangan dari KPM di desa Buaran Mangga, mereka hanya menerima uang bansos BPNT sebesar Rp 300 ribu, sedangkan keterangan dari KPM BPNT Desa Pakualam hanya menerima Rp 350 ribu.

Dedi, salah seorang anggota tim menyatakan, jika benar keterangan dari masyarakat KPM itu, kejadian ini sangat memprihatinkan.

“Itu terjadi di kala pemerintah dan Bapak Presiden mencanangkan 4T (tepat waktu, tepat jumlah, tepat sasaran dan tepat administrasi). Sangat memprihatinkan," ujar Dedi.

Berita Terkait
Populer