Satgas Pangan Bangka Barat Akan Tindak Penjual Daging di Atas HET

Satgas Pangan Bangka Barat Akan Tindak Penjual Daging di Atas HET
Rabu, 03 Jun 2020  10:25   |   Dibaca: 369

Tim Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kabupaten Bangka Barat, akan melakukan tindakan tegas terhadap para pedagang nakal yang terbukti menjual daging sapi dan ayam di atas ketentuan harga eceran tertinggi (HET).

" Imbauan ini agar para pedagang mentaati aturan yang sudah diterbitkan pemerintah, kami berharap mereka tidak merugikan masyarakat," kata Ketua Tim Satgas Pangan Kabupaten Bangka Barat AKP Andri Eko Setiawan,

Menurut nya, tingginya permintaan bahan pangan pokok, daging sapi dan daging ayam pada saat menjelang hari raya keagamaan akan memicu naiknya harga barang tersebut.

"Permainan dengan menaikkan harga barang ini yang perlu terus diawasi, kami akan berikan teguran jika masih ada pedagang yang membandel perlu ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku, " katanya.

Ia menjelaskan, " harga tertinggi untuk daging sapi di daerah antara Rp115.000 - Rp120.000 per kilogram, sedangkan daging ayam Rp35.000 per kilogram."

Untuk harga daging sapi saat ini masih normal, namun daging ayam mengalami kenaikan mencapai
Rp 32.000 per kilogram.

bangka belitung"Kami akan terus mensosialisasikan dan manghimbau kepada para pedagang agar menjual dengan harga wajar, tidak melebihi HET, " tegas Kasat Reskrim

dari pantauan beberapa hari terakhir, harga sejumlah bahan kebutuhan pokok di pasar Muntok Kabupaten Bangka Barat masih relatif stabil hanya ada beberapa bahan yang sudah naik harganya, tetapi belum terlalu signifikan.

"Khusus untuk harga daging di wilayah ini masih dalam batas kewajaran, " imbuh kasat (sad)

" tim akan melakukan koordinasi dengan para pelaku usaha penyembelihan hewan dan distributor daging di Bangka Barat untuk bersama-sama mengontrol harga daging dan mencegah kelangkaan barang.

"Untuk ketersediaan pasokan daging cukup aman, namun mendekati Idul Fitri diprediksi ada kenaikan sedikit dari harga saat ini," imbuh kasat mangahiri. (sad)

Berita Terkait
Populer
5
Kamis, 25 Jun 2020  13:27
7
Kamis, 25 Jun 2020  15:55