Menhub Beri Kunci Rumah Transisi untuk Korban Gempa Lombok

Menhub Beri Kunci Rumah Transisi untuk Korban Gempa Lombok
Sabtu, 13 Okt 2018  23:30   |   Dibaca: 2,278

Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi, memberikan kunci rumah secara simbolis kepada warga Pemenang, Lombok Utara. Ini adalah bantuan kemanusiaan yang diberikan oleh Kementerian Perhubungan dan Fakultas Teknik UGM berupa 50 unit Hunian Transisi (Huntras).

Dalam sambutannya, Menhub mengatakan, ini adalah bentuk perhatian pemerintah kepada warga Lombok Utara dengan bantuan rumah transisi anti gempa. “Alhamdulillah ada sedikit rezeki untuk bapak ibu semua dalam bentuk rumah. Saya berharap bapak ibu semua tetap semangat, dengan semangat semuanya bisa kembali berjalan normal dan kembali bangkit,” kata Menhub, di depan warga Pemenang, Lombok Utara, Sabtu (13/10).

Menhub yang didampingi Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Zulkieflimansyah, dan Pelari Nasional, Lalu Muhammad Zohri mengatakan, rumah transisi yang dibangun 50 unit beserta Posyandu dan Rumah baca ini diharapkan bisa meringankan beban masyarakat Lombok Utara khususnya desa Pemenang.

Rumah transisi yang berukuran 6x3 sudah siap dihuni oleh para korban gempa. Memakai kontruksi baja ringan dan dinding dari materi kayu ini tersebar di dua dusun. Yaitu dusun Karang Pangsor dan dusun Mekar Sari. Menhub pun melakukan pengecekan langsung kebeberapa rumah yang sudah siap dihuni.

Dalam kesempatan tersebut Menhub juga membagikan Helm sebagai bentuk kepedulian akan keselamatan berlalulintas kepada 50 warga Pemenang. Menhub memberikan secara simbolis kepada pelari Lalu Muhammad Zohri. “Lalu aja pakai helm untuk naik motor,” kata Menhub.

“Motornya saya tidak punya pak” ujar Zohri sambil tertawa.

Ucapan terima kasih disampaikan oleh Kepala Desa Pemenang Barat, M Syukri. Menurutnya, penberian rumah ini membuktikan jika pemerintah melalui Kementerian Perhubungan peduli kepada warga korban gempa. “Terima kasih kepada Pak Menhub dan PT UGM yang telah peduli kepada kami dengan pemberian 50 unit rumah transisi,” kata M Syukri.

Dia berharap bantuan ini bisa terus dilakukan karena memang kondisi rumah masyarakat di Lombok Utara ini benar-benar hancur. Apalagi kata dia, dusun Karang Pangsor ini merupakan kampung pariwisata.

“Dengan bantuan ini kami berharap warga tetap semangat dan bangkit untuk terus memajukan dunia pariwisata Lombok,” tegasnya.

Berita Terkait
Populer
6
Sabtu, 21 Sep 2019  14:42