Lebih Komprehensif Tentang AMDAL Dalam Pandangan Aliansi Indonesia [2]

Lebih Komprehensif Tentang AMDAL Dalam Pandangan Aliansi Indonesia [2]
Senin, 22 Jul 2019  02:31   |   Dibaca: 930

Setelah diri sendiri, dampak lingkungan yang harus kita perhatikan berikutnya adalah lingkungan terkecil, yaitu rumah tangga.

Sebelum melihat ke ruang lingkup yang lebih besar tentu wajib bagi setiap kita untuk melihat dalam rumah tangga masing-masing. Sudahkah pemahaman dan kesadaran tentang dampak lingkungan itu tertanam di dalam rumah tangga kita masing-masing?

Apa indikasinya?

Secara sederhana indikasi itu bisa dilihat dari seberapa baik sanitasi dalam rumah tangga kita. Bagaimana saluran pembuangan limbah rumah tangga tertata dengan baik serta terintegrasi dengan sistem sanitasi lingkungan. Bagaimana pemisahan sampah-sampah rumah tangga antara sampah organik dan non-organik.

Indikasi lain bisa juga dilihat dari polusi, baik polusi asap maupun suara, apakah mampu ditekan seminimal mungkin atau belum.

Kenapa pemahaman dan kesadaran lingkungan hidup untuk skala diri pribadi maupun rumah tangga itu penting bagi Aliansi Indonesia?

Karena tanpa pemahaman dan kesadaran di ruang lingkup terkecil yang permasalahannya relatif lebih sederhana, kita akan kesulitan untuk mampu menganalisa secara tepat di lingkungan yang lebih besar maupun yang berada di luar lingkungan kita yang tentunya jauh lebih kompleks.

Di samping itu limbah dan sampah rumah tangga berkontribusi cukup besar dalam pencemaran lingkungan hidup, sebagaimana yang terlihat dari sungai atau saluran air yang dipenuhi oleh sampah maupun busa-busa limbah rumah tangga.

Untuk itulah sebelum melakukan pengawasan pelaksanaan AMDAL di perusahaan-perusahaan maupun lingkungan yang lebih besar, penting bagi tiap anggota Aliansi Indonesia untuk menanamkan kesadaran itu serta melaksanakan di skala pribadi dan rumah tangga terlebih dahulu.

Jangan sampai terjadi kita sudah kritis kepada berbagai pihak di luar kita dalam pencemaran lingkungan hidup, namun di sisi lain diri dan rumah tangga kita justru terus-menerus juga melakukan hal yang sama.

[bersambung]

[Sebelumnya]

Berita Terkait
Populer