LAI Ajak Komponen Bangsa Stop Pungli dan Korupsi

LAI Ajak Komponen Bangsa Stop Pungli dan Korupsi
Senin, 23 Apr 2018  10:57   |   Dibaca: 3,854

Kepala Departemen Lembaga Aliansi Indonesia (LAI), Aris Witono, bertemu dengan sahabat lamanya, Letnan Kolonel Kav Agung Tri Cahyono di Kodim 0616 Indramayu.

"Hai, apa kabar?," songsong Letkol Agung yang terlihat gagah dan tampan sambil memeluk sahabat lamanya, Aris Witono.

Setelah cipika cipiki, keduanya bernostalgia diiringi gelak tawa, disaksikan oleh tim dari LAI.

Dalam dialog itu, Aris menceritakan soal keberadaan serta Motto, Visi, dan Misi LAI yang didirikan oleh H. Djoni Lubis.

"LAI itu mengajak semua komponen bangsa STOP dan CEGAH pungutan liar, korupsi, kolusi, nepotisme, terorisme dan narkoba," kata Aris.

Semua penyakit itu, lanjut Aris, yang telah menggerogoti kehidupan berbangsa dan bernegara.

Karena itu, LAI mengajak semua anak bangsa untuk menyelamatkan aset negara, menegakan keadilan, kebenaran kendati langit akan runtuh. Lalu menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia

"Makanya LAI mendukung sepenuhnya pemerintah dan program kerjanya secara institusional," tegas Aris, meneruskan arahan Ketua Umum LAI H. Djoni Lubis.

"Makanya, pemerintah tidak boleh diganggu, apalagi dirongrong. Pemerintah harus di bela dan dikawal dalam aktualisasi tugas-tugas penyelenggaraan negara. Siapapun yang bertindak makar kepada pemerintah, maka Aliansi Indonesia ada di garda terdepan dalam membela dan mempertahankan pemerintah dalam rangka menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia," tutur Aris, yang disambut anggukan kepala rekannya, Letkol Agung.

Jadi, menurut Aris, bila ditemukan ada oknum pejabat yang menyalahgunakan jabatan atau wewenang, terutama berkaitan langsung dengan penggunaan dan pertanggungjawaban APBN maupun APBD, Aliansi Indonesia tidak segan-segan untuk mengingatkan.

"Bahkan jika dipandang perlu, oknum pejabat tersebut dilaporkan kepada Bapak Presiden melalui Ketua Umum DPP Aliansi Indonesia," urai Aris mengakhiri.

Berita Terkait
Populer