H. Djoni Lubis: Loyalitas Aliansi Indonesia Tegak Lurus Untuk Bangsa dan Negara

H. Djoni Lubis: Loyalitas Aliansi Indonesia Tegak Lurus Untuk Bangsa dan Negara
Jumat, 06 Nov 2020  16:38   |   Dibaca: 5,487

Menyikapi perkembangan situasi politik di tanah air belakangan ini, Ketua Umum Lembaga Aliansi Indonesia (LAI) H. Djoni Lubis menegaskan bahwa loyalias Aliansi Indonesia tegak lurus untuk bangsa dan negara Republik Indonesia, bukan untuk golongan apalagi individu.

Bangsa, menurut H. Djoni Lubis, adalah sekumpulan orang dalam suatu wilayah tertentu yang memiliki serta terikat dalam identitas yang sama, memiliki ideologi dan tujuan yang sama serta umumnya memiliki bahasa yang sama.

“Dan bangsa Indonesia adalah orang-orang di wilayah kepulauan yang dulunya dikenal dengan nama Nusantara, yang memproklamasikan kemerdekaannya pada tanggal 17 Agustus 1945,” ujarnya.

Bangsa yang telah merdeka itu, lanjut H. Djoni Lubis, kemudian membentuk negara yang bernama Republik Indonesia, dengan landasan konstitusi yang ditetapkan pada tanggal 18 Agustus 1945.

“Sedangkan pengertian negara adalah Negara adalah organisasi kekuasaan yang berdaulat dengan tata pemerintahan yang mengatur dan melaksanakan tata tertib di satu wilayah,” imbuhnya.

Kemudian di dalam sebuah negara yang berdaulat terdapat sebuah sistem yang dikenal dengan istilah “ketatanegaraan”, di mana terdapat beberapa lembaga negara dan pemerintahan berikut tugas dan fungsi masing-masing serta seperangkat peraturan perundangundangan.

“Salah satu lembaga negara itu adalah Presiden, yang dalam konstitusi negara Republik Indonesia merupakan Kepala Negara sekaligus Kepala Pemerintahan,” jelasnya.

Seorang presiden tidak lagi dipandang sebagai individu, melainkan, lanjut Ketua Umum LAI, sebagai sebuah lembaga negara. Begitupun mengenai tatacara pemilihan dan pengangkatan, masa jabatan dan sebagainya telah diatur sedemikian rupa baik melalui konstusi maupun peraturan perundang-undangan untuk pelaksaan atau urusan yang lebih teknis.

“Dan Aliansi Indonesia sebagai sebuah lembaga rakyat yang memiliki loyalias tegak lurus untuk bangsa dan negara akan selalu mendukung Presiden Republik Indonesia sebagai sebuah lembaga negara yang sah, siapapun individu atau orang yang menjabat sebagai presiden,” tegas H. Djoni Lubis.

Untuk itu, terkait perkembangan politik di tanah air yang ditengarai sudah mengarah gangguan dan rongrongan terhadap Presiden RI, Aliansi Indonesia tidak bisa tinggal diam.

“Bahwa ketidaksetujuan, ketidaksenangan, itu hal yang alamiah dan wajar, juga merupakan hak setiap warga negara. Namun jika sudah menjurus kearah mengganggu presiden dalam menjalankan tugas dan fungsinya, hal itu tidak boleh dibiarkan terjadi,” lanjutnya.

Gangguan dan rongrongan yang mengarah menganggu presiden dalam menjalankan tugas dan fungsinya itu, menurut H. Djoni Lubis, di antaranya berupa gerakan massif yang seolah-olah untuk kepentingan rakyat, seolah-olah untuk kepentingan umat, namun kenyataanya didalangi oleh segelintir elit politik untuk kepentingan mereka.

“Begitupun dengan maraknya HOAX yang disengaja menurunkan kepercayaan terhadap paemerintah. Jika tidak suka dan tidak setuju, selama presiden tidak melakukan pelanggaran konstitusi, tunggulah sampai pemilihan presiden berikutnya,” kata dia.

Saat ditanya tentang segelintir elit politik yang ditengarai sebagai dalan, H. Djoni Lubis menyatakan sudah mengetahui.

“Mata dan telinga Aliansi Indonesia ada di mana-mana. Soal siapanya tentu kami hanya menyampaikan kepada pihak-pihak yang kompeten dan berwenang,” pungkasnya.

Berita Terkait
Populer