Dibuka TMMD ke 106 di Desa Lermatan

Dibuka TMMD ke 106 di Desa Lermatan
Jumat, 04 Okt 2019  15:27   |   Dibaca: 294

Saumlaki. Media AI -- TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 106 Kodim 1507 /Saumlaki tahun anggaran 2019 dibuka secara resmi oleh Sekertaris Daerah Kabupaten Kepulauan Tanimbar Piterson Rangkorat,SH yang dipusatkan didesa Lermatan Rabu (02/09) pagi. Dari dua Desa di Kecamatan Tanimbar Selatan yang menjadi pilihan TMMD yakni Desa Bomaki dan Desa Lermatan. Desa Lermatan menjadi pilihan untuk dilaksanakannya pembukaan TMMD ke 106, dibawah sorotan Tema Melalui TMMD Kita Wujudkan Percepatan Pembangunan untuk Kesejahteraan Rakyat.

Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Tanimbar memberikan apresiasi yang tinggi pada kegiatan - kegiatan yang basis kegotong royongan untuk kesejahteraan bersama. Dimana dalam kegiatan TMMD ini telah banyak memberikan pelajaran yang berharga, betapa penting dan luar biasanya semangat gotong royongan membangun bangsa, semua bahu membahu memberikan sumbangan pikiran, ide dan gagasan, sumbangan tenaga, keterampilan, sumbangan materi dan lain - lain.

Sekertaris Daerah Kabupaten Kepulauan Tanimbar Piterson Rangkoratat,SH dalam membacakan sambutan tertulis Bupati Kabupaten Kepulauan Tanimbar mengatakan, "Karena secara historis nilai - nilai kegotong royongan merupakan bagian tak terpisahkan dari tatanan kehidupan masyarakat di Kabupaten Kepulauan Tanimbar."

Pelaksanaan TMMD tahun 2019 ini secara fisik difokuskan untuk membangun rumah tinggal layak huni (RTHL), jamban keluarga, dan drainase. Dimana pembangunan fisik yang dilakukan banyak membantu masyarakat untuk bekerja, ber kegiatan sosial, dan aktivitas lainnya demi meningkatkan derajat kehidupan masyarakat. Belum lagi upaya - upaya yang dilakukan untuk memberdayakan masyarakat demi pengentasan kemiskinan. Hal ini merupakan usaha yang luar biasa ditengah masyarakat dalam mengatasi persoalan kemiskinan di Kabupaten Kepulauan Tanimbar yang angka kemiskinan masih cukup tinggi jika dibandingkan dengan Kabupaten/kota lainnya di Indonesia.

Perlu diingat bahwa TMMD bukan semata - mata pembangunan sarana fisik bagi masyarakat desa, tetapi juga membangun percaya dari masyarakat agar mampu mengelolah potensial yang dimiliki serta siap menghadapi ancaman dan tantangan yang sedang dihadapi. Oleh karena itu pada kesempatan ini patut diberikan apresiasi yang tinggi dan terima kasih kepada pihak TNI Angkatan Darat melalui Kodim 1507/Saumlaki yang telah bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar untuk menetapkan desa Bomaki dan desa Lermatan kecamatan Tanimbar Selatan sebagai lokasi pelaksanaan TMMD ke-106 tahun 2019.

" Saya instruksikan kepada Camat Tanimbar Selatan untuk menggerakkan seluruh partisipasi masyarakat guna mendukung pelaksanaan TMMD ke-106 tahun 2019 dan khusus kepada kepala Desa Bomaki dan Kepala Desa Lermatan yang wilayahnya sebagai lokus kegiatan TMMD agar mendukung dan menggerakkan partisipasi masyarakat diwilayahnya serta merawat dan menjaga fasilitas umum yang akan dibangun." ujar Sekda Pit Rangkoratat, SH mengakhiri pembacaan sambutan Bupati KKT.

Ditempat yang sama Dandim 1507/Saumlaki Letnan Inf Rahmad Saerodin yang dikonfirmasi usai mengikuti upacara pembukaan TMMD ke 106 mengatakan, untuk program TMMD ini untuk sasarannya kami kordinasi dengan Pemda yang menentukan prioritas adalah Pemda, membangun RLTH, jambanisasi dan drainase, kami (Kodim 1507) yang melaksanakan.

Sebelumnya telah dilakukan Pra TMMD untuk mengantisipasi keterlambatan pengerjaan mengingat waktu yang diberikan adalah satu bulan dari tanggal 2 October hingga 31 October 2019. Pengerjaan yang Sudah dilakukan yaitu pembuatan pondasi dan pendirian tiang - tiang dan pencetakan batako sebagian. Dan hanya tinggal meneruskan penyelesaian sampai finish.

" Dana dari Pemda sebanyak 900 juta sedangkan dana internal Kodim 1507 kurang lebih 300 juta untuk membiayai hak - hak anggota TNI yang bekerja dilapangan, juga mendapat dukungan dari atasan kami Mabes TNI, uang makan Rp.45.000, dan uang saku Rp. 15.000 perhari untuk anggota kami TNI-Polri yang bekerja dilapangan." kata Dandim 1507/Saumlaki.

Selain kegiatan fisik dengan anggaran 800 juta juga dilakukan kegiatan non fisik dengan anggaran 100 juta ke semua anggaran dari Pemerintah Daerah KKT. Kegiatan non fisik seperti meningkatkan wawasan, membangkitkan motivasi pemahaman, sosialisasi, penyuluhan hukum, kamtibmas, wawasan nusantara, bela negara, narkoba dan kekerasan dalam rumah tangga. Untuk sosialisasi akan dilibatkan sesuai fungsi masing - masing seperti kamtibmas Kepolisian akan dilibatkan, kalau kesehatan melibatkan Dinas Kesehatan dan wawasan kebangsaan dari TNI.

"Dalam kegiatan Pra TMMD tidak ditemukan kendala namun RAB yang dibuat BPMD dilapangan diaplikasikan ternyata ada yang kurang sehingga perlu dikonsultasikan, contoh kecil misalkan di RAB itu kawat bendrat tidak ada sementara dilapangan diperlukan, sehingga harus dikonsultasikan ke BPMD."ungkap Dandim 1507/Saumlaki.

Dandim 1507 / Saumlaki berharap manunggalnya TNI dengan masyarakat dimana pembangunan hanya sarana saja untuk meningkatkan kemanunggalan TNI dalam mencapai kegiatan dimaksud dengan menggandeng atau merangkul masyarakat menjadi manunggal karena TNI dari rakyat untuk rakyat dan kegiatan non fisik menjadi salah satu inti kegiatan dimaksud. Bagaimana menyadarkan masyarakat kedua Desa agar tertib hukum, meningkatkan wawasan kebangsaan masyarakat, ini menjadi target utama sehingga pemikiran dan pemahaman masyarakat itu berubah menjadi baik. Partisipasi masyarakat sangat antusias sekali bahkan ada Desa lain mengharapkan kapan TMMD didesa mereka. Kegiatan ini juga menumbuhkan kembali budaya gotongroyong yang mulai terkikis dengan bekerjasama dengan seluruh masyarakat yang ada didesa. (IS)

Berita Terkait
Populer
6
Sabtu, 21 Sep 2019  14:42