BPAN LAI Investigasi Kabupaten Banyuasin yang "Acak Adut"

BPAN LAI Investigasi Kabupaten Banyuasin yang "Acak Adut"
Senin, 22 Jun 2020  12:39   |   Dibaca: 1,832

Kabupaten Banyuasin - Sumatera Selatan (Sumsel) yang dilanda banyak permasalahan tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Kondisi yang oleh Samsi, Ketua Badan Penelitian Aset Negara (BPAN) Lembaga Aliansi Indonesia (LAI) DPC Kabupaten Banyuasin disebut “acak adut” itu harus diawasi dan dikawal.

“Banyak permasalah, satu persatu sedang kami investigasi, kami dalami,” ujar Samsi di Kantor DPP LAI di Jakarta.

Samsi menyebutkan beberapa contoh permasalahan di Banyuasin di antaranya Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahap kedua yang belum juga cair. Juga maraknya KKN di salah satu kabupaten di Sumsel itu.

“Masih banyak lagi. Yang kasat mata masalah infrastruktur terutama jalan. Kondisi jalan di Banyuasin dibandingkan kabupaten lain di Sumsel jauh ketinggalan. Dengan Musi Banyuasin yang bertetangga misalnya, jauh sekali ketinggalan,” imbuhnya.

Begitupun dengan banyaknya proyek-proyek mangkrak.

“Proyek-proyek pemerintah sudah tentu menggunakan uang negara, uang rakyat, apakah dari APBN atau APBD. Ini uang rakyat kok seperti dibuat main-main,” kata Samsi geram.

Samsi menegaskan data-data awal temuan timnya sudah dia kantongi, dan berjanji akan diberikan ke Media AI untuk diekspos lebih lanjut.

“Ini kami ke DPP untuk membuat struktur kepengurusan baru di BPAN Banyuasin. Saya pastikan pengurus harus bekerja optimal untuk menjalankan fungsi kontrol sosial terutama dalam hal ini mengawasi dan ikut membenahi kabupaten Banyuasin yang acak adut,” pungkasnya.

Berita Terkait
Populer
6
Jumat, 07 Ags 2020  14:29