Advokat Rumsi, S.H: Klien Kami (KB) Tidak Pernah Menerima Uang Sebesar Rp. 85 Juta, Itu Fitnah Dan Laporan Palsu

Advokat Rumsi, S.H: Klien Kami (KB) Tidak Pernah Menerima Uang Sebesar Rp. 85 Juta, Itu Fitnah Dan Laporan Palsu
Senin, 29 Mar 2021  13:25   |   Dibaca: 10,509

OKU TIMUR, Media AI - Kuasa Hukum KB Advokat Rumsi, SH sebut Polres OKU Timur terlalu tergesa gesa tetapkan status tersangka kepada kliennya. (Senin, 29/3/21)

Menanggapi hasil konfrensi pers yang dilakukan oleh POLRES OKU Timur pada pagi hari ini, kuasa hukum KB Rumsi, S.H mengatakan bahwa kliennya tidak ada itikad buruk seperti yang dituduhkan POLRES OKU Timur serta keberatan atas pernyataan status kliennya sebagai tersangka.

"Kami sampaikan keberatan atas apa yang disampaikan oleh pihak Polres. Tim penyidik Polres terlalu tergesa gesa menetapkan status klien kami sebagai tersangka", ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa kliennya tidak sesuai jika ditetapkan sebagai tersangka kasus penipuan dan penggelapan seperti yang dituduhkan.

"Saya jelaskan, bahwa klien kami tidak pernah melakukan penipuan dan penggelapan seperti yang dituduhkan. Faktanya saat itu pihak pelapor datang ke kantor klien kami dan meminta pendampingan mediasi dengan aparat hukum terkait kasus yang menjerat suaminya. Saat dikantor terjadilah penyerahan kuasa dari pelapor kepada klien kami. Saat itu pelapor menitipkan uang sejumlah Rp 40 juta kepada klien dengan dasar sebagai upaya mediasi kasus suami pelapor. Dan uang titipan itu ada kuitansi serah terima uang titipan yang ditandatangani oleh kedua belah pihak. Dan uang tersebut, sampai kasus ini diviralkan masih utuh belum terpakai sama sekali. Dan sesuai dengan surat kuasa tersebut jika tidak ada kejelasan terkait kasus yang menimpa suami pelapor, maka uang tersebut dikembalikan. Itu jelas bahwa tidak ada niatan sedikit pun dari klien kami untuk melakukan tindak pidana seperti yang dituduhkan", tegasnya.

Kemudian Kuasa Hukum KB menambahkan bahwa kliennya tidak pernah menerima uang sebesar Rp 85 juta seperti yang dituduhkan.

"Klien kami tidak pernah menerima uang sebesar Rp. 85 juta rupiah seperti yang dituduhkan. Klien kami hanya menerima uang sebesar 40 juta rupiah dan uang itu dapat dipertanggungjawabkan seperti yang saya sampaikan diawal tadi", imbuhnya.

Terakhir Rumsi menegaskan, bahwa pihaknya akan melaporkan balik si pelapor karena telah melakukan fitnah, mencemarkan nama baik dan membuat laporan palsu. Karena seperti yang viral di berita online bahwa klien kami menipu dan menggelapkan uang Rp. 85 juta itu tidak sesuai dengan fakta.

"Kami dalam waktu dekat ini akan melaporkan balik si pelapor karena telah melakukan fitnah, pencemaran nama baik, dan membuat laporan palsu", tegasnya. (Tim)

Berita Terkait
Populer